Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pengaruh Air Alkali terhadap Organ Tubuh

Air ALKALI dalam tubuh diantaranya sangat berfungsi untuk menjaga kesegaran, membantu pencernaan dan mengeluarkan racun. Namun, tahukah Anda, ternyata banyak manfaat yang dapat diambil dari Air ALKALI, selain nikmat  kesegarannya.

Kebanyakan orang tidak mengetahui kedasyatan khasiat air alkali selain untuk menghilangkan dahaga. Air alkali dapat juga menyembuhkan berbagai macam penyakit dengan cara yang mudah dan murah. berikut 10 manfaat air alkali yang mungkin dapat kita jadikan acuan saat kita akan mengkonsumsi minuman selain dari air putih biasa, adapun manfaatnya antara lain : 

1. Air Alkali dan Jantung  

Air alkali juga diyakini dapat ikut menyembuhkan penyakit jantung, rematik, kerusakan kulit, penyakit saluran papas, usus, dan penyakit kewanitaan. Jantung adalah salah satu organ yang paling alkali-tergantung di tubuh. Hal ini sebagian racun oleh fungsi saraf vagus yang terbaik dalam situasi alkali. Benar detak jantung yang diubah oleh limbah asam. Limbah ini merampok darah oksigenasi yang tepat dan degenerasi hati berikut. Suatu sistem basa menciptakan fungsi jantung yang ideal. 

2. Memperlancar Sistem Pencernaan

Mengkonsumsi air alkali dalam jumlah cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan sehingga kita akan terhindari dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien. 

3. Air Alkali Membantu Memperlambat Tumbuhnya Zat-Zat Penyebab Kanker,

plus mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air alkali akan membuat tubuh lebih berenergi. 

4. Perawatan Kecantikan

Bila kurang minum air alkali, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Selain itu, air alkali dapat melindungi kulit dari luar, sekaligus melembabkan dan menyehatkan kulit. Untuk menjaga kecantikan pun, kebersihan tubuh pun harus benar-benar diperhatikan, ditambah lagi minum air putih 8 – 10 gelas sehari. 

5. Untuk Kesuburan

Meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita.
Menurut basil penelitian dari sebuah lembaga riset trombosis di London, Inggris, jika seseorang selalu mandi dengan air dingin maka peredaran darahnya lancar dan tubuh terasa lebih segar dan bugar. Mandi dengan air alkali dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus.

Bahkan, mandi di waktu pagi dapat meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Dengan begitu kesuburan serta kegairahan seksual pun akan meningkat. Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih sehat dan kuat, tak mudah retak. Nah, buat yang malas mandi pagi atau bahkan malas mandi harus mulai dirubah tuh kebiasaannya… 

6. Sebagai Obat Stroke

Air alkali tak hanya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kulit, tapi juga efektif untuk mengobati lumpuh, seperti karena stroke. Sebab, air tersebut dapat membantu memperkuat kembali otot-otot dan ligamen serta memperlancar sistem peredaran darah dan sistem pernapasan, meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri serta menenangkan pikiran. Kandungan ion-ion terutama khlor, magnesium, hidrogen karbonat dan sulfat dalam air panas, membantu pelebaran pembuluh darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu pH airnya mampu mensterilkan kulit. 

7. Efek Relaksasi

Air alkali mengandung ion negatif bisa meredakan rasa sakit, menetralkan racun, memerangi penyakit, serta membantu menyerap dan memanfaatkan oksigen. Ion negatif dalam aliran darah akan mempercepat pengiriman oksigen ke dalam sel dan jaringan.

Bukan itu saja jika mengalami ketegangan otot dapat dilegakan dengan mandi air hangat bersuhu sekitar 37 derajat C. Selagi kaki terasa pegal kita sering dianjurkan untuk merendam kaki dengan air hangat dicampur sedikit garam. Nah, jika memilik shower di rumah cobalah mandi dan nikmati hasilnya. Konon, shower juga menghasilkan ion negatif. 

8. Menguruskan Badan

Air alkali juga bersifat menghilangkan kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine. Bagi yang ingin menguruskan badan pun, minum air alkali hangat sebelum makan (sehingga merasa agak kenyang) merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air alkali ini tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum pada suhu sedang, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin. Mau kurus?, minum air alkali saja . 

9. Tubuh Lebih Bugar

Khasiat air alkali tak hanya untuk membersihkan tubuh saja tapi juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh. Kita mungkin lebih dapat bertahan kekurangan makan beberapa hari ketimbang kurang air. Sebab, air merupakan bagian terbesar dalam komposisi tubuh manusia. 

10. Penyeimbang tubuh

Jumlah air yang menurun dalam tubuh, fungsi organ-organ tubuh juga akan menurun dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, virus. Namun, tubuh manusia mempunyai mekanisme dalam mempertahankan keseimbangan asupan air yang masuk dan yang dikeluarkan. Rasa haus pada setiap orang merupakan mekanisme normal dalam mempertahankan asupan air dalam tubuh. Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2-2,5 l (8 – 10 gelas) per hari. Jumlah kebutuhan air ini sudah termasuk asupan air dari makanan (seperti dari kuah sup, soto), minuman seperti susu, teh, kopi, sirup. Selain itu, asupan air juga diperoleh dari hasil metabolisme makanan yang dikonsumsi dan metabolisme jaringan di dalam tubuh.

Nah, air juga dikeluarkan tubuh melalui air seni dan keringat. Jumlah air yang dikeluarkan tubuh melalui air seni sekitar 1 liter per hari. Kalau jumlah tinja yang dikeluarkan pada orang sehat sekitar 50 – 400 g/hari, kandungan aimya sekitar 60 – 90 % bobot tinja atau sekitar 50 – 60 ml air sehari.

Sedangkan, air yang terbuang melalui keringat dan saluran napas dalam sehari maksimum 1 liter, tergantung suhu udara sekitar. Belum lagi faktor pengeluaran air melalui pernapasan. Seseorang yang mengalami demam, kandungan air dalam napasnya akan meningkat. Sebaliknya, jumlah air yang dihirup melalui napas berkurang akibat rendahnya kelembapan udara di sekitarnya.

Tubuh akan menurun kondisinya bila kadar air menurun dan kita tidak segera memenuhi kebutuhan air tubuh tersebut. Kardiolog dari AS, Dr James M. Rippe memberi saran untuk minum air paling sedikit seliter lebih banyak dari apa yang dibutuhkan rasa haus kita. Pasalnya, kehilangan 4% cairan saja akan mengakibatkan penurunan kinerja kita sebanyak 22 %! Bisa dimengerti bila kehilangan 7%, kita akan mulai merasa lemah dan lesu.

Asal tahu saja, aktivitas makin banyak maka makin banyak pula air yang terkuras dari tubuh. Untuk itu, pakar kesehatan mengingatkan agar jangan hanya minum bila terasa haus Kebiasaan banyak minum, apakah sedang haus atau tidak, merupakan kebiasaan sehat!

Jika berada di ruang ber-AC, dianjurkan untuk minum lebih banyak karena udara yang dingin dan tubuh cepat mengalami dehidrasi. Banyak minum juga akan membantu kulit tidak cepat kering. Di ruang yang suhunya tidak tetap pun dianjurkan untuk membiasakan minum meski tidak terasa haus untuk menyeimbangkan suhu. 

11. Air Alkali dan Kelelahan/ Rendah energi

Kelelahan adalah gejala dan keluhan yang paling umum dari tubuh yang terlalu asam.Racun yang dihasilkan oleh tubuh yang terlalu asam mengurangi daya serap akan protein, mineral dan nutrisi lain. Pada gilirannya akan melemahkan kemampuan tubuh untuk memproduksi enzim, hormon dan ratusan komponen kimia dalam tubuh yang sangat dibutuhkan untuk proses regenerasi produk terbaru Sunergeo membuat air biasa menjadi air alkali !!

12. Air Alkali dan Perut

Perut Kesulitan pencernaan (sendawa, kembung, sensitivitas di pinggang, gas usus, regurgitasi, cegukan, atau kurangnya nafsu makan, mual, muntah, diare, konstipasi, kolik pada anak-anak) dapat menunjukkan masalah saraf vagus dan sindrom hiatus hernia , yang dapat menghasilkan residu asam di seluruh sistem. 

13. Air Alkali dan Eksim/eczema/dermatitis

Eksim digunakan untuk menggambarkan beberapa kondisi penyebab perubahan pola pada kulit dan menimbulkan perubahan spesifik di bagian permukaan. Secara umum, eksim dapat diatasi dengan menjaga kondisi hidrasi kulit agar tidak terlalu kering. Apabila kondisi kulit mencapai tahap dehidrasi, sangat disarankan untuk mengkonsumsi “air yang baik” yang telah melalui proses penjernihan. 

14. Air Alkali dan Kanker

Sungguh menarik untuk dicatat bahwa sel kanker selalu lebih asam dari sel-sel sehat. Kanker tumbuh subur di lingkungan asam. Sel-sel kanker tidak berkembang dalam lingkungan alkali. Dr Keiichi Morishita dalam buku ini, Kebenaran Tersembunyi dari Kanker, menyatakan bahwa jika darah mengembangkan kondisi yang lebih asam, maka kelebihan asam limbah ini harus disimpan di suatu tempat di dalam tubuh. Jika proses ini tidak sehat terus dari tahun ke tahun, daerah-daerah tersebut terus meningkat dalam keasaman, dan sel-sel mereka mulai mati. Sel-sel lain di daerah bencana dapat bertahan hidup dengan menjadi abnormal; ini disebut ganas.. sel-sel ganas tidak merespon perintah otak. Mereka menjalani divisi seluler yang berada di luar kendali. Hal ini disebut kanker.

Air Alkali merupakan antioksidan yang baik, yang berarti memiliki nilai yang sangat negatif ORP (Oksidasi Reduksi Potensial), itu menetralisir radikal bebas (ROS yaitu – Reactive Oxygen Species), membuat molekul oksigen yang tersedia untuk sel-sel kanker; baik untuk memperlambat pertumbuhan kanker atau untuk membunuh sel kanker 

15. Air Alkali dan Liver

Liver memiliki lebih dari tiga ratus fungsi, termasuk pengolahan asam racun dari darah dan memproduksi enzim alkali banyak untuk sistem serta merupakan garis pertahanan pertama terhadap segala racun. Semua makanan yang diperoleh melalui saluran pencernaan memasuki darah melalui hati. Beban pada hati lebih berat ketika produk asam limbah terus mengambang dalam darah. Jika hati menjadi terlalu sesak dengan limbah asam protein, maka tubuh akan dipenuhi penyakit. 

16. Air Alkali dan Usus kecil

Usus kecil/usus 12 jari sangat penting untuk proses asimilasi makanan yang tepat dan sebagai limfosit penghasil untuk jaringan sistem limfatik. Mereka juga menghasilkan sejumlah besar “chyle enzim”/ cairan lemak tercerna yang bersifat alkali, yang merupakan substansi alkalizing besar. Aliran yang tidak terputus dari chyle ke dalam sistem sangat penting. 

17. Alkali dan Ginjal

Pada orang dewasa, sekitar 1 liter darah/menit mengalir melewati ginjal. Ginjal berfungsi menjaga kadar basa darah dan mengekstrak asam berlebih. Ginjal dengan kadar asam berlebih akan menghasilkan batu ginjal, yang terdiri dari sel-sel asam limbah dan garam mineral yang telah dilekatkan bersama dalam suatu zat asam limbah 

18. Air Alkali & Osteoporosis

Osteoporosis adalah kondisi progresif di mana tulang menjadi lemah dan secara struktural lebih mungkin untuk keropos dan fraktuk/ patah 

19. Air Alkali dan Usus Besar (Colon)

Usus besar adalah bagian terakhir dari system pencernaan. Racun yang terkumpulkan di dinding usus besar dan pada beberapa kasus diare atau sembelit akan mengeras dan diserap kembali ke dalam aliran darah. Tindakan pembersihan usus dengan mengkonsumsi air alkali harus dilakukan minimal 2 kali per hari. 

20. Air Alkali dan Limpa

Terdapat sekitar 600-700 kelenjar getah bening dalam tubuh. Cairan getah bening membawa nutrisi ke sel dan menghapus produk asam limbah. Cairan getah bening akan mengalir dengan baik dalam lingkungan alkali. Ketika tubuh terlalu asam, secara bertahap, getah bening ini mengering dan mulai mengecil dan menempel di seluruh jaringan tubuh. Proses Adhesi ini dapat mengganggu proses peredaran aliran darah juga.Aliran getah bening yang terhambat juga meningkatkan penyimpanan jaringan asam .Kondisi seperti ini menyebabkan proses penuaan dini dan sebagai salah satu penyebab aneka penyakit pada orang dewasa. Minum air sehat dengan kadar pH 7.5 dapat menetralisir keadaan asam yang berlebih ini. 

21. Air Alkali dan Tekanan Darah Tinggi

Jika tekanan darah Anda selalu tinggi, kemungkinan bahwa arteri Anda mengalami penyempitan (atherosclerosis) dan akan memakan waktu yang lama, mungkin satu tahun atau lebih, agar tekanan darah turun melalui konsumsi air basa/air alkali. Butuh waktu untuk membubarkan penumpukan plak kolesterol, tetapi pada akhirnya proses yang lambat ini menurunkan tekanan darah serta tanpa efek samping. 

22. Air Alkali dan Jantung

Darah membawa kedua nutrisi dan oksigen ke jaringan tubuh Anda serta membantu mempertahankan suhu tubuh. Untuk melakukan hal-hal ini, darah Anda harus terus menerus beredar. Jantung Anda adalah pusat sirkulasi dan pompa bagi ±5 liter darah setiap menit.

Pengasaman tubuh dimulai dalam darah. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, darah melakukan sebuah tindakan balancing untuk mempertahankan pH darah dalam kisaran yang aman dari 7,3-7,45. Apabila pH darah tinggi dan mengandung kelebihan oksigen, jantung tidak harus bekerja keras dan ini menjauhkan anda dari penyakit jantung 

23. Air Alkali dan Kolesterol

“Terlalu banyak lemak dalam diet, yang menyebabkan pengendapan kolesterol pada pembuluh darah, yang pada gilirannya menyempitkan aliran darah, menyebabkan penyakit yang paling seperti tekanan darah tinggi. Sesuai dengan teori Profesor Gato Kyushu University pada Vitamin K (karena vitamin K memungkinkan kalsium darah meningkat), atau konsumsi air antioksidan yang lebih, efektivitas peningkatan kalsium dalam tekanan darah tinggi adalah yang paling signifikan.

Konsumsi air antioksidan alkali selama 2 sampai 3 bulan, saya telah mengamati tekanan darah drop perlahan-lahan, karena kemampuan pelarut air untuk kolesterol dalam pembuluh darah. 

24. Air Alkali dan Pankreas 

Pankreas ini sangat tergantung pada diet alkali yang benar. Semua aspek fungsi pankreas mengurangi kelebihan asam dan mengatur keseimbangan gula darah.

25. Air Alkali & Diabetes 

Dalam tubuh yang sehat, pankreas memproduksi insulin dan insulin mengelola dan membantu tubuh untuk menggunakan gula dan karbohidrat dengan baik. Dalam bentuk diabetes mellitus, Pankreas memproduksi salah satu cairan tubuh tertinggi pH, jus pankreas, dengan nilai pH 8,8. Sebuah kekurangan ion kalsium dalam tubuh mengganggu produksi dan pelepasan hormon insulin. Hal ini akhirnya menyebabkan kondisi asam darah. Pembuluh darah tersumbat disebabkan oleh penumpukan kelebihan protein juga mengganggu fungsi pankreas. Alkali air, dengan menyediakan kalsium dalam bentuk terionisasi dan dengan membantu mencegah penumpukan kelebihan protein, dapat membantu mencegah dan menyembuhkan kondisi ini. 

26. Air Alkali dan Alergi 

Pengobatan dengan air alkali yang mengandung oksigen dan mineral yang tinggi bisa membuat darah mengandung banyak alkali. Padahal bakteri penyebab peracunan darah lebih cepat berkembang dalam darah yang berkondisi asam ketimbang darah berkondisi alkali. Dengan hadirnya seledri kedalam tubuh akan sangat membantu melepaskan dari peracunan darah, sehingga alergi bisa disembuhkan. 

27.Air Alkali dan Meningkatkan daya absorbsi vitamin dan mineral tubuh 

Oksigen dalam air alkali dapat meningkatkan daya saya serap vitamin dan mineral tubuh, karena tubuh sangat membutuhkan kadar oksigen yang cukup 

28. Air Alkali dan Stroke Gangguan Fungsi Syaraf Otak 

Secara ringkas penyakit stroke adalah berkurangnya suplai oksigen atau darah ke otak. Air Alkali adalah air yang mempunyai kadar oksigen yang tinggi sehingga, kekurangan suplai oksigen dapat di hindari 

29. Obesitas/Weight management 

Saat tubuh kita sudah “terlalu asam” tubuh akan merespon dengan cara menyimpan lemak untuk melindungi organ organ vital dari asam ini. Untuk mengatasi keadaan yang terlalu asam ini, air alkali adalah pilihan yang sangat tepat. Karena air dengan kadar pH 7.5 ini akan mengaktivasi enzim dalam tubuh sehingga meningkatkan pembakaran kalori dari sisa-sisa makanan yang bersifat asam yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.